Sudah Berlalu

Art Is Food Write Like Drunk

Daun-daun itu kembali jatuh dan mengering.
Angin itu semakin menusuk tulang ku yang kedinginan.
Aku meringkuk dalam duduk ku yang sepi.
Aku bermain bersama semua kenangan indah kita.
Di saat kau dan aku tersenyum bersama.
Walau hanya sebagai sepasang sahabat…

Angin bertiup lagi…
Dan aku kembali tersadar, itu hanya kenangan ya?
Kini daun-daun itu bergerak pergi.
Bahkan mereka sudah terbang ditiup angin.
Seperti masa lalu kita yang tak terlihat lagi.
Dan hanya meninggalkan rasa sakit.

Tik.. Tik.. Tik..
Setetes air jatuh dari atas, kini langit sedang menangis..
Mungkinkah langit merasakan kesedihan ku?
Aku masih mengeratkan pelukan ku.
Aku masih mencoba melindungi diriku sendiri.
Aku tidak mau menangis seperti langit.

Hujan itu sudah berhenti, tapi tetap membuat ku basah.
Aku bangkit, kaki ku sakit untuk terus terlipat.
Matahari ini kembali hadir, langit itu kambali menguning.
Aku tersenyum…
Kini semua telah berlalu.

Lihat pos aslinya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s