Razia

Cermin

Mengingatnya saja gua geli sendiri, pengalaman ini gua rasakan waktu masih baru-barunya masuk kuliah, karena gua anaknya kurang gaul, kalau bahasanya anak sekarang di sebut cupu, jadi setiap diajak senior atau kakak tingga kesuatu tempat gua gak pernah nolak, kebetulan di kost gua semesternya paling sedikit, jadi masih nurut saja apa yang dikatakan kakak tingkat.
“jon, nanti malam ikut anak-anak keluar ya?”
“gua gak punya motor bro?”
“santai aja, nanti elo gua bonceng”
“oke”
Tanpa banya tanya mau kemana, dengan siapa, pulang jam berapa, gua mengikuti saja ajakan kakak-kakak tingkat, meskipun sedikit ada perasaan gak enak dan pikiran-pikiran buruk, misalnya, apa gua mau diospek atau dikerjai, maklum gua anak baru dilingkuan kost mereka, dengan banyak pertimbangan akhirnya gua sudah siap, kemudian menghampiri kost kakak tingkat itu.

Lihat pos aslinya 230 kata lagi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s