Pesawatku Hilang

Cermin

Matahari belum juga bangun dari tidunya, tapi rumah sudah gaduh karena ada yang mengaduh, keributan yang disponsori oleh orang seisi rumah, yang bersumber dari adik.
“pecahkan saja gelasnya, piringnya, cangkirnya jangan, nanti aku tak bisa buat kopi lagi”
Karena itu gua terpaksa bangun, biasanya juga gua tak pernah bisa bangun pagi sejak lulus dari SMA dulu, maklum karena suka begadang meskipun tidak sambil berdagang, karena begadang dilarang bila taka da artinya atau manfaatnya, maka gua begadang sambil main “kartu”, segala jenis kartu kami mainkan, mulai kartu remi sampai kartu keluarga dibawa.
Kembali kekeributan dipagi hari, ternyata adik menangis karena tidak dapat menonton kartun kesayangannya, kebetulan dia suka sekali dengan sepongsbob, tiap pagi adik tak pernah melewatkan untuk menontonnya, gua sendiri jarang sekali menontonnya, karena setelah dipikir-pikir aneh juga, apa sich spongsbob itu? Sepotong busa, punya keluarga tidak? Kalau punya pasti ayah atau ibunya sebuah kasur, kan busa yang besar. Terus…

Lihat pos aslinya 169 kata lagi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s