After Lonely (Not Alone)

yonasukmalara

“Kau terlihat hebat!”

Kirara mendongak, terkejut melihat kemunculan Han yang tiba-tiba. Dan pria itu tersenyum hangat padanya, ada binar kerinduan yang dalam dimatanya.

“Han!?” Ujarnya tidak percaya.
Kirara menatap sekelilingnya dengan bingung. Coffe shop langganannya tampak sepi dan hanya ada dia yang sedang duduk di both sudut yang nyaman. Dan ini di Jakarta, bukannya Seoul. (Baca Baby, I’m lonely http://t.co/p3j3pwJlQI)

Pemuda itu tertawa dan dengan santainya duduk di hadapan Kirana. Menopang dagunya dan menatapnya lurus, dengan pandangan lembut.

“Cantik. Sehat. Dan sangat bahagia. ” Ucapnya menilai wanita di hadapannya.

Kirara membalas senyumnya, ragu. Dan memajukan tangan kanannya. Meraih jemari Han dan menyentuhnya sekilas. Memastikan hal ini bukan mimpi. Han nyata ada disini.

“Kau sehat?” Tanya wanita cantik ini dengan nada bicara masih selembut dahulu.

Han tersenyum dan melirik perut Kirara yang sedang membuncit. Dengan tangan kirinya wanita itu mengelus perutnya yang membesar, karena hamil. Tersenyum hangat padanya. Dan pria itu…

Lihat pos aslinya 1.903 kata lagi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s