Cerita Daeng

Budaya Cerita

Bahasa Burung

Dalam pengembaraannya, Daeng singgah di ibukota. Di sana langsung timbul kabar burung bahwa Daeng telah menguasai bahasa burung-burung. Raja sendiri akhirnya mendengar kabar itu. Maka dipanggillah Daeng ke istana.

Saat itu kebetulan ada seekor burung hantu yang sering berteriak di dekat istana. Bertanyalah raja pada Daeng, “Coba katakan, apa yang diucapkan burung hantu itu!”

“Ia mengatakan,” kata Daeng, “Jika raja tidak berhenti menyengsarakan rakyat, maka kerajaannya akan segera runtuh seperti sarangnya.”

Belajar Bahasa Kurdi
Tetangga Daeng ingin belajar bahasa Kurdi. Maka ia minta diajari Daeng. Sebetulnya Daeng juga belum bisa bahasa Kurdi selain beberapa patah kata. Tapi karena tetangganya memaksa, ia pun akhirnya bersedia.

“Kita mulai dengan sop panas. Dalam bahasa Kurdi, itu namanya Aash.”

“Bagaimana dengan sop dingin ?”

“Hemm. Perlu diketahui bahwa orang Kurdi tidak pernah membiarkan sop jadi dingin. Jadi engkau tidak akan pernah mengatakan sop dingin dalam bahasa Kurdi.”

API !!!!

Hari Jum`at itu…

Lihat pos aslinya 5.096 kata lagi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s