UN Ciri Khas Sistem Pendidikan Sentralistik

ILYAROSIDAPERDANA

D6m1hrUxM6               Perubahan sistem pendidikan di Indonesia terjadi tahun 1999. Perubahan ini didasarkan pada UU Nomor 22 Tahun 1999, akibatnya sistem pendidikan bergeser dari sentralistik desentralistik. Sampai saat ini Indonesia masih menganut sistem desentralistik. Ciri khusus dari desentralistik yaitu memberlakukan otonomi daerah. Artinya pemerintah daerah mempunyai keleluasaan untuk mengelola daerahnya sendiri, termasuk bidang pendidikan. Namun, penerapan sistem densentralistik ini tentu mempunyai sisi kelemahan dibanding sentralistik sehingga pada kenyataannya sistem pendidikan saat ini menggunakan sistem gado-gado, campuran dari kedua sistem tersebut. Masih adanya penyelenggaraan UN ini merupakan contoh bahwa negara masih menganut sistem sentralistik. Pelaksaan UN pada sistem ini seharusnya bukan sebagai tolak ukur siswa dapat lulus atau dikatakan berhasil dalam belajarnya melainkan hanya sebagai pemetaan kualitas pendidikan saja. Apabila UN digunakan sebagai standar kelulusan maka wewenang sekolah dalam mendidik siswa tidak diperlukan.Ini berarti bahwa otonomi sekolah telah diambil oleh pemerintah.

Lihat pos aslinya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s