Pelangi, Si Garis Berlekuk dengan Macam Warna

ILYAROSIDAPERDANA

pelangi-kehidupan

Pelangi, siapa yang tidak mengenal si garis berlekuk ini. Warnanya yang bermacam-macam menjadikan pelangi ini indah untuk dinikmati. Pelangi atau disebut juga bianglala merupakan bentuk gejala optis berupa cahaya beraneka warna saling sejajar. Pelangi ini biasa terjadi setelah selesai hujan ringan atau terlihat di air terjun yang deras. Terbentuknya pelangi merupakan wujud dari salah satu sifat cahaya yaitu pembiasan. Warna-warna, mejikuhibiniu yang terbentuk berasal dari cahaya polikromatis matahari. Apa itu cahaya polikromatis? yaa, polikromatis berarti bahwa cahaya yang terdiri dari banyak warna. Warna putih merupakan perpaduan dari berbagai cahaya dengan panjang gelombang yang berbeda. Mata manusia mampu menangkapa panjang gelombang cahaya dengan warna merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu.

Pelangi tidak lain adalah busur spektrum warna besar berbentuk lingkaran yang terjadi karena pembiasan cahaya matahari oleh butir-butir air. Ketika cahaya matahari melewati butiran air, ia membias seperti ketika menembus prisma kaca dan keluar menjadi spektrum warna pelangi. Jadi…

Lihat pos aslinya 96 kata lagi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s